Linux Apache/Nginx MariaDB PHP

Ohayou gozaimasu… hisashiburi desu… Another day, another blog post…

Kali ini saya ingin membahas mengenai LAMP/LEMP server, yang merupakan singkatan dari Linux, Apache/Nginx (baca: Engine X), Mariadb dan PHP. LAMP server bisa dibilang merupakan satu kesautan yang hampir tidak bisa dipisahkan dalam hal web development. LAMP server hanya bisa berjalan di linux system karena L-nya adalah linux, untuk di windows server sendiri namanya WAMP. Selain LAMP dan WAMP, ada lagi XAMPP yang bisa berjalan pada multi platform yang ditujukan hanya sebagai development tools pada localhost, bukan untuk production.

Oke, kita lanjutkan bahas LAMP. Yang pertama adalah Linux. Linux, atau GNU/Linux, adalah sebuah operating system yang dipakai untuk menjalankan program-program yang diperlukan. Juga sebagai tempat untuk menempatkan file-file yang akan dijadikan web. Kenapa saya memilih linux? Jawabnya mudah: gratis. Kita tidak perlu lagi dipusingkan untuk membeli lisensi windows server yang entah berapa harganya. Dan karena sifatnya yang open source, masalah-masalah yang munculpun dengan mudah diatasi karena dukungan komunitas yang sangat besar.

Apakah linux server yang harus digunakan? Tidak. Linux disktop pun bisa digunakan sebagai server. Tinggal install aja yang dibutuhkan, karena L-nya sudah tersedia, selanjutnya install A/EMP-nya saja. Untuk penginstalan LAMP server di ubntu cukup mudah, tinggal melakukan perintah:

sudo apt install lamp-server^

Maka Apache, MySQL, dan PHP-nya secara langsung terinstal.

Yang kedua adalah Web server. Ada berbagai macam web service di dunia ini, mulai dari yang mudah dan berat sampai yang susah tapi ringan. Yang paling sering diapakai oleh kebanyakan orang adalah Apache dan Nginx, ada juga IIS yang hanya berjalan pada windows. Kalau saya sendiri lebih sua memakai Apache karena lebih mudah untuk melakukan konfigurasi meski web server yang satu ini cukup memakan resource. Untuk yang menginginkan resource yang lebih rendah, bisa menggunakan Nginx meski agak ribet membuat konfigurasinya.

Yang ketiga adalah Database server. Seperti halnya web server, database server juga ada berbagai macam. Secara default, saat melakukan penginstalan dengan lamp-server^ di ubuntu, maka databse server yang terinstall adalah MySQL. Saya sendiri lebih memilih untuk menggunakan MariaDB daripada MySQL. Bukan kenapa-kenapa, tapi menurut saya perkembangan MariaDB lebih cepat daripada MySQL, selain itu dari perbandingan yang ada di internet, MariaDB memiliki performance lebih tinggi dari MySQL. MariaDB sendiri sebenarnya database server yang dibuat berdasarkan MySQL oleh pengembang MySQL setelah MySQL diambil alih oleh Sun Microsystem. Untuk instalasi MariaDB mungkin di post selanjutnya.

Yang terakhir adalah PHP, ya untuk instalasi dengan lamp-server^ yang terinstall adalah php, namun tidak selalu harus menbggunakan php untuk membuat sebuah web, bisa menggunakan, Python, Perl dan sebagainya. Untuk instalasi php tidak hanya php itu sendiri yang harus diinstall, tapi juga butuh php library yang lain, sebagai contoh, kita aka membutuhkan php-gd atau php-imagic untuk melakukan pengolahan gambar dengan php. Kita juga harus menginstall library yang berbeda tergantung web server apa yang kita gunakan. Jika kita emnggunakan web server Apache, maka kita harus meginstall libapache2-mod-php7 atau libapache2-mod-php5, sedangkan jika mengunakan nginx, maka kita harus menginstall php-fpm.

Mungkin itu saja dari saya… kita bertemu lain kali dengan bahasan yang berbeda… see ya…

Leave a Reply